Welcome To MVC

Delete this widget from your Dashboard and add your own words. This is just an example!

MVC Banjarbaru

MVC Banjarbaru

TIPS TOURING VESPA SINGLE RIDER

Sabtu, 29 Maret 2014

MVCbjb. Sekedar berbagi tips untuk kawan-kawan penggemar touring vespa. Untuk kali ini saya ingin memberikan sedikit tips tentang touring single rider atau sendirian. Sebenarnya lebih baik jika touring bersama-sama, atau minimal 2 motor. Tapi kadang-kadang ada sebagian orang (termasuk saya) yang suka “berkelana” sendiri. Ini ada sedikit tips persiapan untuk Touring Vespa Single Rider, semoga bermanfaat :


1.  

















1.Rencanakan Perjalanan Anda
        Pertama kita harus merencanakan seperti tujuan, rute, rute alternatif, tempat singgah, jalur penting ( rawan macet, bencana, kejahatan atau razia :D ) . Lengkapilah semua data-data tersebut demi kelancaran perjalanan anda kelak. Jika kita ada kesulitan mendapatkan info tentang jalur / rute luar kota, coba cari contact person club-club vespa yang terdekat dengan jalur atau tujuan kita.
 
2. Persiapan Kendaraan
Paling sedikit 2 minggu sebelum touring sebaiknya kita servis dulu si semok biar prima di perjalanan. Biasanya ganti oli, cek karbu, cek rem, lampu dll, lebih baik menggunakan settingan standar. Sebaiknya konsultasi dengan mekanik anda, apakah ada onderdil yang sudah tidak layak pakai? Jika ada sebaiknya anda ganti terlebih dahulu, daripada terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan di perjalanan. Setelah selesai servis, coba tes untuk jarak tertentu misalnya keliling kota anda sambil momong anak. Kalo ada keluhan segera konsultasikan dan perbaiki.

3. Persiapan Fisik
Siapa bilang persiapan fisik tidak penting? Menurut saya sangat penting sekali, karena posisi kita sekarang adalah touring sendiri (hanya semok yang menemani). Olahraga kecil dapat meningkatkan kebugaran tubuh. Cobalah jogging 2 hari sekali atau ke tempat pusat kebugaran.

4. Persiapan Administrasi
Administrasi lho yah, bukan amunisi :D ... Seperti mau bikin KTP aja ngurus administrasi? Maksud saya mengurus semua yg berkaitan dengan berkas-berkas, seperti surat-surat kendaraan, SIM, Peta, Contact Person Emergency, Surat Jalan (jika diperlukan), jangan lupa ya bawa duit :D .

5. Persiapan Peralatan
Sudah lazim jika vespa mau touring membawa perlengkapan yang sedikit spesial, ya semua itu demi kelancaran kita di jalan kan…. So gak apa-apa agak banyak yang dibawa. 

Peralatan pribadi
Matras + Tenda
Helm, Jaket, Sepatu, Kacamata, Slayer
Pakaian ganti secukupnya
Alat makan, alat solat, alat mandi (alat masak kalo perlu :D )
Kotak P3K
Alat komunikasi (HP, kentongan)

Peralatan Kendaraan
Ban serep (wajib)
Bohlam lampu cadangan
Tali gas & kopling, busi cadangan
Tolkit (pokoknya kunci pas, tang, kunci busi dlll)
Jerigen bensin, tali tambang/webing
Portable Pump (pompa buaya kecil yang biasanya diinjek tuh…)
Bawa tuh baut-baut atau mur cadangan yang rawan terlepas
Semua peralatan tersebut tidak harus dibawa semua jika merepotkan. Sebaiknya kalo touring sih memakai box belakang, agar bisa membawa peralatan yg cukup. Jika tidak punya box, bawa saja yg emergency, kita kan lebih kenal vespa kita, so… kita yang lebh tau dia butuh apa kan.

6. Jangan Lupa Pamitan dan Berdoa
Setelah semua siap berarti kita sudah siap berangkat. Sebelum berangkat jangan lupa pamit ama anak, istri, pacar atau orang tua. InsyaAllah kita selamat sampai tujuan. Maksud saya selamat sampai tujuan adalah selamat sampai rumah kita kembali. Perlu diingat tujuan utama kita adalah kembali kerumah dengan selamat. Jika kita atau vespa kita sudah tidak memungkinkan mencapai tujuan touring kita sebaiknya kita kembali ke rumah. Lain waktu kita masih bisa mengulanginya kan? Sebaiknya jangan terlalu memaksakan diri, menurut saya hasilnya akan kurang maksimal dan terkadang mengecewakan. (saya pernah koq :D ).
 
         Oke Bro…. semoga bermanfaat ya…..


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

JENIS-JENIS MODIFIKASI VESPA

MVCbjb. Kali ini kami coba mau share jenis-jenis aliran modifikasi Vespa. Manteman pasti sering liat dijalanan ketika para skuteris Vespa melintas, ada aja macemnya. Terkadang terlihat seperti amburadul, atau bahkan klasik elegan. Tahu kah temen2, bahwa jenis modifikasi vespa itu ternyata gak sembarangan, ada beberapa aliran yang menjadi patokan dalam memodifikasi Vespa di tanah Air. Walaupun bermacem2 aliran modifikasi vespa, masalah solidaritas, Sekuteris NOMBER WAHID lah. Mau Klasik, Amburadul atau apapun itu, Skuteris Vespa tetap Satu Hati.. Berikut jenis-jenis Aliran Modifikasi Vespa yang berhasil saya himpun.


1. Classic Vintage
Acuan dari aliran modifikasi ini adalah merestorasi Vespa kembali ke kondisi awal. Di Indonesia mungkin lebih banyk penganut aliran ini. Ciri khas nya vespa terlihat sangat bersih dan apik, sedikit pernah pernik assesoris, simpel dan enak dilihat.




2. Brit Style atau British Style
Pertama kali dipopulerkan di Negara Victoria. Ciri khasnya adalah terdapat banyak kaca spion, asesoris lampu, windshield yang tinggi, terdapat besi behel protektor depan belakang. Vespa dengan modifikasi jenis ini terlihat lebih maanis serta protektif.



















3. Racing Look/Sport
Vespa modifikasi jenis ini tentu saja menjurus ke arah motor racing, misalnya mengganti kenalpot dengan tipe racing, mesin yang di oprek agar lebih cepet dan sebagainya, Pokoknya Racing Abis lah.
















 4.Chopper Style
Gaya modifikasi ini lebih kepada cooper khas harley Davidson. Pemotongan sasis body secara total serta mengganti dengan rangka baru serta menggunakan sockbreker batangan, ban belakang yang besar dari pada yang depan serta jok single seater, Pokoknya, lihat aja gambar dibawah ini.















5.Rat Bikers
Haha, ini dia modifikasi yang paling nyeleneh dan nyentrik abis. Ciri khasnya adalah terdapat banyak barang yang nempel di motor vespa ini. Waktu ada jambore vespa di pangandara, banyak banget vespa jenis ini,uniknya, barang yang ditempelkan di motor ini terkadang bukan assesoris motor pada umumnya, tengkorak kebo, tempat masak, tenda, botol aqua bs jadi asesoris yang harus ada di motor ini. Keren mas bro.
 
6. Ekstrem
EKTRIM!! modifikasi Total dan terkadang ventuk dari vespa tidak kelihatan sama sekali. Biasanya modifikasi ini dilakukan oleh para modifikator yang kreatif abis.



7. Low Riders
Biasanya kita menyebutnya ceper. Gak perlu banyak di bahas lagi, kalo ada Vespa yang Ceper brarti menganut aliran modfikasi jenis low riders.






Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

VESPA PX 4 TAK SI KLASIK YANG TAMPIL MODEREN

MVCbjb, salah satu produk anyar yang dihidangkan Piaggio Indonesia pada Booth PRJ 2012 adalah Vespa PX 150 . . . Skuter 4 tak 150 cc yang dibandrol hampir 60 juta rupiah ini masih sangat mirip keklasikan garis desainnya dengan verspa vespa terdahulu, mulai dasri sasis besinya, bentuk joknya, lampu bulat, sampai detail spidometernya yang masih mempertahankan aura klasik.



































 Nggak hanya itu Vespa ini masih menggunakan mesin gendong di kanan belakang, perseneling di tangan kiri, rem belakang masih di dek pijakan kaki kanan, cantolan barang dibawah jok masih seperti vespa jaman baheula, ada indikator oli samping, keran bensin di area dek bawah jok bahkan panel panel saklarnya pun masih sangat mirip dengan model vespa jaman dahulu . . .
































dan lihat deh tombol klaksonnya yang bulet kecil di kanan . . . fhuiiih pasti akan membangkitkan memori semua biker yang belajar motor dari vespa manual. . . so walaupun mungkin nggak banyak yang bisa memboyong vespa ini karena terbentur bandrol harga, namun MVCbjb ucapkan selamat bernostalgia, semoga Berguna.... salam scooterist.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

RAWATLAH BUSI VESPAMU

Jumat, 28 Maret 2014

MVCbjb. Busi masih menjadi masalah utama para pengguna Vespa, khususnya Vespa yang sudah berumur. 

Tak sedikit orang yang mengenal Vespa, beranggapan bahwa motor ini merupakan motor yang paling sering ganti busi. Wajar, pasalnya sejak dulu para pemilik Vespa sering membawa busi cadangan di bagasinya. Khawatir kalau-kalau si lebah besi nya ngadat di tengah perjalanan.

Biasanya kalau motor sudah tidak enak diajak jalan, mesin seperti mbrebet atau seperti mau mati, komponen utama yang biasa dicek adalah busi. Bisa jadi businya sudah kotor karena kerak proses pembakaran di ruang bakar.  Cukup bersihkan ujung busi secara rutin. Atau setidaknya seminggu sekali dan itu bisa memperpanjang usia pemakaian busi.

Jika busi sudah dibersihkan tapi indikasi motor mulai tidak enak itu masih ada, periksalah platina dan karburator. Dua komponen ini juga perlu diperhatikan. Rutin-rutin lah membersihkan karburator agar suplai bahan bakar bisa berjalan baik.
Masalah yang sering terjadi pada karburator Vespa, biasanya ada pengendapan debu dan uap air. Setidaknya sebulan sekali bersihkan karburatornya. Kalau tiga komponen ini selalu dalam kondisi baik, Vespa pun akan tetap prima.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

TENTANG VESPA PTS

Vespa Small Frame, adalah sebutan untuk jenis Scooter asal Itali dengan dimensi serba compact alias ngirit. Kalau ditinjau dari asal usul pembuatan scooter ini oleh Corradano D’Ascanio, kenapa di design sedemikian rupa, karena hal itu merupakan tuntutan pasar, dimana waktu itu serbuan motor dari Jepang yakni Honda Super Cub (C50), dan begitu mewabahnya Moped (sepeda motor bermesin 50cc) dikawasan Eropa. 

Nahhh…untuk itu, guna mengobati rasa haus scooterist akan scooter dengan design ramping, mungil serta irit konsumsi bahan bakar, maka pada tahun 1963 muncullah Vespa Small Frame dengan mesin 50cc untuk pertama kali dinegeri Pizza sana, sebagai produk kebanggaannya. 

Wokeiii…karena kita tinggal di Indonesia, maka kami akan sedikit mengulas tentang Small Frame yang beredar disini, tentunya sesuai sepengetahuan kami. Tapi, small frame yang akan kami bahas ini adalah tipe PTS 90cc dan 100cc.

Vespa PTS pertama kali dilaunching pada tahun 1976 dan berakhir masa edarnya pada tahun 1984. Pada awal pertama kali digelontorkan kepasar otomotif roda dua negeri ini, PTS dibekali dengan mesin 2 langkah berkapasitas 90cc. Scooter buatan PT. Dan Motor Indonesia atas lisensi dari Piaggio Itali ini memberikan angin segar tersendiri dipasar motor waktu itu. Bagaimana tidak, ditengah serunya persaingan sepeda motor berkapasitas dibawah 100cc dengan teknologi 2 langkah, yang waktu itu hanya dihuni oleh duo samurai Jepang yakni Yamaha dan Suzuki dengan flagshipnya masing-masing, Vespa memberikan alternatif tunggangan bagi para calon konsumen untuk menengok keproduknya.

Vespa PTS 90 hadir dengan dibekali rangka sasis monocoque, mesin berkapasitas 88.5cc, berteknologi 2 langkah, bore x stroke = 47mm x 51mm, karburator Dell Orto 16, kelistrikan diotaki oleh platina berdaya 6v, kopling manual tipe basah, bertransmisi 3 percepatan, kapasitas tangki bahan bakar 4.5lt yang masih menyatu dengan wadah oli sampingnya, mengandalkan drum brake pada kedua rodanya yang dibalut karet bundar berdiameter 10″/300. Dan kata dari para orang yang telah menaiki motor ini pada masa keemasannya dulu, top speed yang pernah diraihnya bisa mencapai pada kecepatan 80kph…hmmm…not bad untuk ukuran motor berkumuter dalam kota.

Lantas dua tahun setelahnya, PT. Dan Motor Indonesia merilis varian PTS berkapasitas 100cc. Hampir mirip dengan sang kakak, detail modelnya tidak banyak mengalami ubahan secara keseluruhan. Hanya pada kubikasi mesin yang membengkak menjadi 99cc, dengan bore x stroke = 49mm x 51mm, dan mengaplikasikan karburator Dell Orto 19. Pada varian P100TS ini, motor mampu digeber pada batas kecepatan 90 kph…yeahhh…more better dari pada sang kakaklah.


Mungkin, bagi kebanyakan orang awam, antara PTS 90 dengan 100 hampir tidak ada bedanya secara detail luar. Tapi itu akan salah jika diperhatikan dengan baik. Sebagai pembeda, yang bisa dilihat tampak luar adalah pada speedometernya, dimana PTS 90 menggunakan patokan angka 80 kph, sedangkan PTS 100 menggunakan patokan angka 120 kph, tidak itu saja, pada PTS 90, dibagian belakang sebelah atas stop lamp terdapat emblem bertuliskan Vespa Special, sedangkan pada PTS 100, emblemnya bertuliskan 100 Special, serta terdapat emblem bertuliskan P100TS disebelah pojok bawah box bagasi kiri. Dan ternyata masih ada lagi lohhh perbedaan antara varian PTS keluaran tahun dibawah 80′an dengan diatas 80′an, untuk PTS ditahun pembuatan dibawah 80′an, pada tutup kunci setang menggunakan model bulat, sedangkan diatas 80′an berbentuk lonjong.

Last…itulah sekelumit cerita tentang varian Small Frame pada kedua produk jagoan PT. Dan Motor Indonesia waktu itu, walaupun sudah tergerus oleh jaman, serta mengadopsi teknologi jadul yang katanya tidak ramah lingkungan, plus spare part yang susah dicari, jika adapun, harga part orisinilnya bikin kantong agak tercekik. Tapi scooter ini nyatanya masih banyak mendapat perhatian dari para penggemar fanatiknya hingga kini.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

SEJARAH VESPA

 ASAL MULA
Sejarah vespa dimulai lebih dari seabad silam, tepatnya 1884. Perusahaan Piaggio didirikan di Genoa, Italia pada tahun 1884 oleh Rinaldo Piaggio. Bisnis Rinaldo dimulai peralatan kapal. Tapi di akhir abad, Piaggio juga memproduksi Rel Kereta, Gerbong Kereta, body Truck, Mesin dan Kereta api. Pada Perang Dunia I, perusahaannya memproduksi Pesawat Terbang dan Kapal Laut. Pada tahun 1917 Piaggio membeli pabrik baru di Pisa dan 4 tahun kemudian Rinaldo mengambil alih sebuah pabrik kecil di Pontedera di daerah Tuscany Italia. Pabrik di Pontedera inilah yang mana menjadi Pusat produksi pesawat terbang beserta komponen-komponennya (baling-baling, Mesin dan Pesawat) Selama Perang Dunia II, pabrik di Pontedera membuat P108 untuk mesin Pesawat dua penumpang dan Versi Pembom.


LAHIR KEMBALI
Pada akhir Perang Dunia II, pabrik Piaggio dibom oleh pesawat sekutu. Setelah perang usai, Enrico Piaggio mengambil alih Piaggio dari ayahnya (Rinaldo Piaggio). Pada saat itu perekonomian Italia sedang memburuk, Enrico memutuskan untuk mendisain alat transportasi yang murah. Enrico memutuskan untuk fokuskan perhatian perusahaannya pada masalah personal Mobility yg dibutuhkan masyarakat Italia. Kemudian bergabunglah Corradino D’Ascanio, Insinyur bidang penerbangan yang berbakat yang merancang, mengkonsep dan menerbangkan Helikopter Modern Pertamanya Piaggio. D’Ascanio membuat rancangan yang simple,ekonomis, nyaman dan juga elegan. D’Ascanio memimpikan sebuah revolusi kendaraan baru. Dengan mengambil gambaran dari tehnologi pesawat terbang, dia membayangkan sebuah kendaraan yang dibangun dengan sebuah “Monocoque” atau Unibody Steel Chassis. Garpu depan seperti Ban mendarat sebuah pesawat yang mana mudah untuk penggantian ban. Hasilnya sebuah design yg terinspirasi dari pesawat yang yang sampai saat ini berbeda dengan kendaraan yang lain.

Maka pada 1945, konstruksi alternatif tersebut ditemukan. Awalnya memang sebuah konsep sepeda motor berkerangka besi dengan lekuk membulat bagai terowong. Mengejutkan, ternyata bagian staternya dirancang dengan menggunakan komponen bom dan rodanya diambil dari roda pesawat tempur.

Guna mengoptimalkan bentuk dan keamanan penggunanya, pabrikan yang kala itu masih terbilang sebagai usaha ”kaki lima” merancang papan penutup kaki pada bagian depan. Proyek ini langsung dipimpin oleh Corradino d’Ascanio. Karena itu, hak paten pun segera dapat mereka kantongi.
Hasilnya, muncullah pertama kali produk motor dengan seri MP5. Kendaraan ini berteknologi sederhana tetapi punya bentuk yang amat menarik, bagai binatang penyengat (lebah/tawon) karena bentuk kerangkanya.

Namun, karena bentuk penutup pengaman yang bagai papan selancar itu, sejumlah pekerja di pabrik Piaggio pun bahkan mengatakannya sebagai motor Paperino. Harap diingat, Paperino adalah sindiran sinis untuk tokoh Donald Duck (bebek). Maka, d’Ascanio pun putar akal untuk memperbaiki model tersebut.

D’ascanio hanya membutuhkan beberapa hari untuk mengonsep ulang bentuk desain kendaraannya dan prototipnya diberi nama MP6. Saat Enrico Piaggio melihat protototip MP6 itu, ia secara tak sengaja berseru “Sambra Una Vespa” (terlihat seperti Tawon). Akhirnya dari seruan tak sengaja itu, diputuskan kendaraan ini dinamakan ‘Vespa’ (tawon dalam bahasa Indonesia). Pada April 1946, prototip MP6 ini mulai diproduksi masal di pabrik Piaggio di Pontedera, Italia.
Pada Akhir 1949, telah di produksi 35000 unit dan dalam 10 tahun telah memproduksi 1 Juta unit dan pada pertengahan tahun 1950. Selama tahun 1960-an dan 1970-an Vespa menjadi simbol dari revolusi gagasan pada waktu itu.

Perkembangan selanjutnya, produk ini ternyata laris diserap pasar Prancis, Inggris, Belgia, Spanyol, Brazil, dan India — selain di pasar domestik produk ini laku bagai kacang goreng. Selain itu, India pun memproduksi jenis dan bentuk yang sama dengan mengambil mesin Bajaj. Jenisnya adalah Bajaj Deluxe dan Bajaj Super. Sejumlah pihak lantas mengajukan lamaran untuk joint membuat Vespa. Maka pada 1950 munculah Vespa 125 cc buatan Jerman.
Pada saat itu banyak negara lain yang mencoba membuat produk serupa, tetapi ternyata mereka tak sedikit pun mampu menyaingi Piaggio. Di antara pesaing itu adalah Lambretta, Heinkel, Zundapp, dan NSU. Bagi masyarakat Indonesia, produk Lambretta dan Zundapp, sempat populer di era 1960-an.

Selidik punya selidik, fanatisme terhadap Vespa ternyata muncul akibat ciri dasar bentuk motor ini yang selalu dipertahankan pada setiap produk berikutnya. Bahkan saat mereka terbilang melakukan ”revolusi” bentuk pada produk baru, Vespa 150 GS, kekhasan pantat bahenol masih terasa melekat.
Produk 150 GS — kala itu dikenal sebagai Vespamore dan hampir selalu tampil di tiap film tahun 1960-an — memang kemudi dan lampu sorotnya mulai dibuat menyatu. Tetapi, secara keseluruhan apalagi bentuk pantatnya, benar-benar masih membulat. Dan cerita terus berlanjut saat ini dengan model generasi baru Vespa, mempersembahkan Vespa ET2, Vespa ET4, Vespa Granturismo dan Vespa PX150. Vespa bukan hanya sekedar Scooter tapi salah satu Icon besar orang Italia.

SEJARAH VESPA DI INDONESIA
"Demam Vespa" di tanah air sangat di pengaruhi oleh “Vespa Congo”. Vespa diberikan sebagai Penghargaan oleh Pemerintah Indonesiaterhadap Pasukan Penjaga Perdamaian Indonesia yang bertugas di Congosaat itu.
Menurut beberapa narasumber, setelah banyak Vespa Congo berkeliaran di jalanan, mulailah Vespa menjadi salah satu pilihan kendaraan roda dua diIndonesia. Importir lokal turut mendukung perkembangan Vespa di tanah air.
Sampai saat ini sudah puluhan varian Vespa yang mampir di Indonesia. Dari yang paling tua hingga yang paling baru ada di Indonesia. Sampai saat ini Indonesia mungkin masih bisa disebut sebagai surganya Vespa. Maraknya ekspor Vespa, sedikit banyak mengurangi populasi Vespa di Indonesia.

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

HUBUNGAN VESPA DAN REGGAE

Vespa, kendaraan roda dua yang berasal dari negara Benito Mussolini ini memang memiliki keunikan tersendiri dan memiliki sejarah yang panjang sampai akhirnya kendaraan yang berarti “Tawon” dalam bahasa Italia tersebut mampu menembus berbagai negara, lapisan masyarakat, bahkan sampai mengintervensi kedalam budaya sampai menciptakan suatu sub-kultur tertentu. Salah satu contoh pembaurannya menjadi suatu bagian dari sub-kultur bisa dilihat dari stigmanya atas “kendaraannya para kaum Mods” atau sepeda motornya kaum Skinhead, khususnya di Inggris pada era ’60-an.

Pada era itu memang lumayan marak dijumpai para “mereka” yang sering berpenampilan dengan menggunakan jaket ala seorang penerbang, dengan sepatu bot Dr.Martens serta bergaya rambut pendek (malah cenderung botak) sehingga terkesan bergaya militan walaupun belum tentu semua karakteristik mereka seperti itu, apalagi mereka sering berkendara di jalan dengan menggunakan kendaraan yang notabene latar belakang kendaraan tersebut justru tercipta akibat “solusi pembayaran utang” Italia atas kekalahan mereka dalam Perang Dunia kedua.

Lantas apa korelasi antara kendaraan yang teknologinya terinspirasi dari teknologi pesawat terbang tersebut dengan Reggae yang notabene adalah musik yang identik dengan musiknya para kulit hitam pada era itu? Tidak bisa dipungkiri bahwa maraknya para imigran kulit hitam yang berada di Inggris pada masa itu, turut membawa musikalitasnya kedalam pergaulan mereka sehari-hari, khususnya kepada para remaja bahkan sampai ke orang dewasa di negeri asalnya The Beatles, The Who, Sham 69, tersebut. Sedangkan Inggris sendiri (bahkan mungkin sampai sekarang) adalah trend-setter atau salah satu kiblat musik dunia.

Selera musik para imigran kulit hitam tersebut pun ternyata cukup digemari oleh anak muda disana dan bahkan mengakar dengan sangat kuatnya sampai merasuk kedalam lingkungan kaum “Mods” yang notabene sebutan “Mods” tersebut dikarenakan karakteristik mereka yang cenderung “Modernist”, baik itu dalam masalah fashion bahkan sampai dalam segi musik. Sehingga tidak heran jika akibat dari pergaulan mereka dengan para imigran kulit hitam tersebut, banyak dari kaum Mods yang menggemari musik-musik yang sering dibawakan oleh “The Maytals”, “Laurel Aitken”, dan lain sebagainya yang berada di era tersebut, sehingga di era itu pun tidak asing terdengar istilah seperti Rude boys, Skinhead Reggae, bahkan sampai melegendanya pengaruh-pengaruh dari Trojan Records.

Sedangkan diluar segi musik, saat itu Vespa merupakan salah satu kendaraan favorit, karena selain harganya cenderung murah dan teknologi sepeda motor tersebut diadopsi dari teknologi pesawat terbang, sehingga tidak heran jika Vespa cenderung lebih kuat dan tahan lama. Bahkan konon Vespa sewaktu awal-awal dikeluarkan dari pabriknya ke pasar, dulunya Vespa sampai menggunakan ban pesawat terbang betulan. Mungkin karena sebab itu juga kenapa logo yang sering diusung oleh kaum Mods ini pun sampai menggunakan logo yang ada pada pesawat tempur Inggris. Dan media pun turut mempopulerkan keunikan kombinasi antara sub-kultur tersebut dengan kendaraan khas mereka.

Namun Vespa memang bukanlah hanya sekedar kendaraan biasa. Vespa yang dulu dikenal memiliki sejarah sebagai kendaraan simbol “pembayaran dosa” akibat kejamnya Perang Dunia, sehingga tidak heran kendaraan tersebut cenderung dijual dengan harga murah dari negara asalnya, tetapi kini Vespa sudah berganti menjadi simbol kendaraan yang bisa dikatakan sebagai kendaraan yang bermakna “solideritas”. Fakta ini terkadang bisa dilihat dari solideritas persaudaraan para pengendara Vespa khususnya di tanah air, dimana bila ada Vespa yang mogok di jalan, penggendara Vespa lainnya yang kebetulan melintas dan melihat peristiwa itu akan turut berhenti sejenak seraya menawarkan bantuan kepada pengendara tersebut.

Solideritas semacam ini secara sadar atau tidak sadar telah merepresentasikan pesan “One love” dimana perbedaan layaknya perbedaan kulit hitam dan kulit putih pun bisa menjadi lenyap hanya dengan sebuah kendaraan yang disebut dengan musik. Dan semuanya pun terasa semakin kebetulan, karena benang merah diantara musik tersebut dengan kendaraan Vespa itu, ternyata terdapat andil Reggae di dalamnya

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

FILM TENTANG VESPA

Filmnya keluar tahun 1953 dengan bintang utama Gregory Peck dan Audrey Hepburn. Saya sendiri belum pernah menonton film ini tapi kalau baca ceritanya ini film percintaan banget. Jadi ceritanya Audrey Hepburn adalah seorang putri yang ngetop di seluruh dunia. Suatu hari waktu melakukan kunjungan ke Roma dia mengalami kejenuhan karena jadwal yang begitu padat, dokter akhirnya memberikan obat penenang. Tapi si putri menyelinap keluar dari kedutaan untuk menjelajah Roma sendiri.
Baru sebentar obat penenang berekasi dan akhirnya si putri ketiduran di bangku dimana ditemukan oleh Joe Bradley yang dimainkan oleh Gregory Peck. Joe adalah seorang wartawan Amerika, memberikan uang ke putri untuk biaya taxi kerumah, tapi sang putri menolak. Akhirnya Joe memutuskan demi keamanan, sang putri di bawa saja ke apartemennya dan dibiarkan tidur. Joe belum menyadari siapa yang ditemukannya sampai akhirnya dia melihat foto dari surat kabar.
Joe memutuskan untuk menyembunyikan identitasnya dari sang putri dan berencana membuat wawancara eksklusif bersama sang putri, Dia pulang ke apartemen dan menawarkan untuk jalan-jalan keliling Roma bersama putri. Joe juga berencana memanggil temannya seorang fotografer untuk mengikutinya sambil secara sembunyi mengambil foto dirinya. Tawaran ini ditolak oleh sang putri. Anya memotong rambutnya sambil diikuti oleh Joe yang kemudian berpura-pura secara tak sengaja bertemu lagi dengan sang putri. Kali ini sang putri setuju untuk mengikutinya…
Sang putri dibawa dengan Vespa Joe keliling Roma ke Spanish Steps, Mouth of Truth, dari jalan-jalan singkat tersebut mereka berdua akhirnya jatuh cinta tapi sang putri sadar juga bahwa alur percintaan mereka tidak bisa berlanjut, dia berpisah dengan Joe kembali ke kedutaan.
Besok harinya, Putri Ann tampil di press conference dan bertemu dengan Joe yang sebagai wartawan. Sang putri baru tahu kalau Joe adalah wartawan, teman Joe sang fotografer memberikan amplop berisi foto-foto waktu Joe dan Putri Ann jalan-jalan keliling Roma sebagai pengingat petualangan Joe dan Putri. Joe memberi kode kalau rahasia sang putri akanaman bersamanya….
The end, kasih tak sampai….
Roman Holiday mendapat penghargaan 10 Nominasi Oscar dan sukses meraih 3 Oscar, diantaranya untuk best actress Audrey Hepburn.
 


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

4 FAKTA UNIK TENTANG VESPA

Vespa tak sekedar tunggangan namun menjadi life style bagi beberapa penggemarnya, simak empat fakta unik tentang Vespa.

1. Nama Vespa muncul tak sengaja, saat bos pabrik Piaggio Italia, Enrico Piaggio, melihat bentuk skuter rancangan koleganya, Corradino D’Ascanio. Bagian belakang skuter itu menggembung, mirip perut dan bokong lebah. Ia pun spontan berteriak “Sambra Una Vespa,” atau “Eeh.. kok mirip tawon.”

2. Desain Vespa terinspirasi dari pesawat terbang. Badannya mengadopsi model Monocoque atau kerangka tunggal laiknya tubuh pesawat tempur. Suspensi depannya pun tampak seperti roda pendarat.

3. Saat dirancang pada 1945, tuas dan komponen stater Vespa menggunakan pretelan metal dari bom udara.

4. Saking populernya skuter ini di Indonesia, pada dekade 1960an ada kontes “Ratu Vespa”. Tak cuma cantik, para model perempuan dalam kontes ini piawai menunggangi Vespa yang berat. Pemenangnya jadi bintang iklan dan duta Vespa. Almarhum aktris Ida Kusumah ialah salah satu pemenang kontes ini.

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

MENGATUR TIMING PENGAPIAN

Buat manteman scooterist..
Mengatur Timing Pengapian secara Tepat! Saya yakin banget... banyak diantara kita, yg lebih asyik
membicarakan setingan karburator, ukuran pilot jet-
main jet, namun "amat sangat jarang" para scooteriz Vespa,
membahas seting titik pengapian yg paling tepat,
padahal derajat titik pengapian yg tepat dan sesuai dgn
cara pengendaranya, sama pentingnya untuk
mendapatkan Performa mesin yang paling maksimal,
irit bbm, dan Akselerasi Vespa kita yang makin responsif. Teorinya memang sedikit rumit... titik pengapian, yaitu
saat busi memercik dan ledakan terjadi sangat cepat,
sekitar 0,002 detik. Ledakan harus terjadi mendekati
puncak tekanan sesaat piston melewati TMA, sehingga
mampu mendorong keras piston ke bawah liner
silinder. Jika pengapian terlalu awal (ledakan terjadi saat piston
bergerak naik - pengapian dini), maka piston akan
seolah di rem saat bergerak ke atas,
sebaliknya jika ledakan terjadi terlalu lambat (pada saat
piston sudah turun jauh), maka piston telah bergerak
turun dan mengurangi hentakan yang dihasilkan. tapi... pada prinsipnya.. pengapian yg lambat lebih baik
ketimbang pengapian yang terlalu cepat, karena bisa
menyebabkan detonasi dan kehancuran mesin. oleh
sebab itu di semua buku Vespa, pasti ditulis .... misalnya
untuk Vespa jenis PX200, titik pengapian yg baik adalah
+/-20 derajat setelah titik nol (dimana posisi piston berada tepat di puncak) Tepi kenapa kita meletakkan titik nyala busi setelah
TMA ? Karena seiring putaran mesin semakin tinggi,
gerak piston semakin cepat pula. Oleh karenanya titik
pengapian yang tetap (sistim poengapian standart
Vespa) terkunci secara tetap,
Oleh karenanya memajukan titik pengapian juga diperlukan. Kemudian bahan-bakar, oktan bahan-bakar
semakin tinggi – berarti semakin dingin dan lambat
terbakar, hal ini juga memerlukan titik pengapian maju.
Karburator setingan kering, kecepatan pembakaran
lambat, ini juga membutuhkan titik pengapian advance. Untuk mesin Vespa, fakt0r-faktor penting yang
mempengaruhi titik ledak pengapian diantaranya
adalah : Desain dan ukuran kubah ruang bakar (Head)
Kerenggangan celah busi
kadar bahan bakar
Stelan angin (berkaitan dgn Emisi gas buang)
Suhu udara di intake Emisi gas buang memang terpengaruh oleh pengapian.
Meninggikan timing pengapian dapat dipadukan dengan
setingan karburator agak kering, bisa mengurangi
konsumsi bbm secara spesific, tanpa megurangi
responsivitas mesin. Mesin Vespa dengan kapasitas rata2 150cc dan putaran
mesin tidak terlalu tinggi (6000-7000 RPM) biasanya
butuh pengapian Advance, kisaran antara 15-20 derajat
setelah posisi TOP Piston.
Mesin Vespa yg telah di bore up dengan kompresi tinggi
mungkin hanya butuh derajat diatasnya lagi... mengingat rpm akan meningkat sampai menyentuh
angka diatas 9000. Kompresi rasio juga berpengaruh, mesin dengan
kompresi dibawah 8 : 1 , biasanya tidak akan nendang
balik jika di selah meskipun timing pengapian 20
derajat. Sementara mesin kompresi hingga diatasnya
bisa memakai 15 derajat. ketika di kick start... akan
terasa ada tendangan balik. Semakin tinggi timing pengapian maka mesin akan
memproduksi lebih banyak torsi, hasilnya
meningkatkan kecepatan mesin.
sebaliknya, Timing pengapian yg mendekatio titk TOP
Piston akan memproduksi stasioner yang stabil dan
lembut. Putaran mesin yang sering kita gunakan pada Vespa,
untuk melaju adalah 2500 rpm hingga 5000 rpm.
Mesin korek harian dengan kompresi diatas 8:1 , dan
meminum bahan bakar oktan tinggi maka timing
pengapian yang umum dipakai diantara 20 – 35 derajat.
tetapi pada mesin Vespa untuk kebutuhan balap, dengan kondisi ruang bakar istimewa bisa menghadapi
titik ledak hingga diatas 35derajat. Keiritan konsumsi bahan bakar dan responsifitas mesin
biasanya sangat dipengaruhi timing pengapian di
rentang rpm ini. Setingan karburator basah biasanya
membutuhkan timing pengapian lebih rendah untuk
mengurangi mesin melaju seperti kuda-lumping. BAGAIMANA PENYETELAN UNTUK VESPA KITA?. Mengingat sebagian besar bengkel Vespa lebih
mementingkan "FEELING" ketimbang pengukuran yg
akurat menggunakan "Timing Light / Busur derajat",
maka caranya adalah " stel kemudian coba - kemudian
stel lagi dan coba lagi... sampai ditemukan derajat
pengapian yg paling sesuai dengan mesin kita, dan keinginan pengendara nya.... caranya bagaimana?
1. buka kipas magnet Vespa kita
2. di dalam plat kumparan ada 3 baut... dikendorkan
3. beri tanda pada plat kumparan, untuk mengetahui
posisi saat kita buka
4. putar plat magnet kumparan ke arah kiri (berlawanan dgn jarum jam).. ingat.. geser sedikit sedikit, kira2 3-5mm saja,
kemudian pasang, dan coba... lakukan itu, sampai di
dapat rasa yg paling "Mak Nyuuusss" Ciri2 titik pengapian Vespa kita sudah optimal adalah :
1. tidak menimbulkan detonasi (Vespa menjadi ndut
ndut tan pada rpm rendah
2. putaran gas menjadi lebih responsif,
3. torsi akan meningkat.
4. terasa ada tendangan ketika kita kick start... (dengan catatan, kompresi masih baik loohh..)
SELAMAT MENCOBA MAN... SELAMAT BULAK BALIK KE
BENGKEL UNTUK MINTA TOLONG DI BUKA KAN KIPAS
MAGNET NYA.... YOUMAND !!


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer